Waktu SD saya mempunyai dua temen yang memiliki penyakit epilepsi/ayan. Satu perempuan dan satu laki-laki. Saya masih ingat, ketika itu bagian piket pagi di sekolah, kita bersih-bersih lantai dan angkat angkat kursi ke meja, Tiba-tiba brak.. kursi itu jatuh menindih teman saya, Penyakitnya sedang menyerang, kursi yang sedang dia angkat ketarik seiring dia kehilangan keseimbangan. Saya kebingungan, panik, takut, sedih, kasihan melihatnya kejang kejang di lantai dan berbusa. tidak ada yang bisa saya lakukan saat itu sampai teman-teman lain datang.
Teman SD kedua saya, dia seorang laki-laki. ketika itu saya di bonceng pake motor berencana beli dompet, di pertengahan jalan, tiba-tiba kepala teman saya melihat ke atas dan berputar-putar, saya pikir dia sedang melihat burung yang memang terbang diatas kita saat itu. kami pun jatuh dari motor, menyaksikan dia kejang-kejang di aspal, mata ke atas, tangan memutar dan seluruh tubuhnya bergetar kencang
Sedikit menurut wikipedia tentang epilepsi :
Teman SD kedua saya, dia seorang laki-laki. ketika itu saya di bonceng pake motor berencana beli dompet, di pertengahan jalan, tiba-tiba kepala teman saya melihat ke atas dan berputar-putar, saya pikir dia sedang melihat burung yang memang terbang diatas kita saat itu. kami pun jatuh dari motor, menyaksikan dia kejang-kejang di aspal, mata ke atas, tangan memutar dan seluruh tubuhnya bergetar kencang
Sedikit menurut wikipedia tentang epilepsi :
Umumnya epilepsi/ayan mungkin disebabkan oleh kerusakan otak dalam proses kelahiran, luka kepala, stroke, tumor otak, alkohol. Kadang-kadang, ayan mungkin juga karena genetika, tapi ayan bukan penyakit keturunan. Tapi penyebab pastinya tetap belum diketahui.
Saya bisa memahami betapa sulitnya menjadi mereka, disamping penyakit berbahaya yang mereka derita kerap kali ia juga merasa minder dan mata belas kasihan, atau bahkan ledekan.
kini kedua teman saya itu sudah tidak ada, mereka tak tertolong saat di temukan sudah mengambang di kolam, mudah mudahan mereka Bahagia di alam sana. Amin
No comments:
Post a Comment